“Menanamkan Nilai Kepedulian Lingkungan Sejak Dini di Sekolah”
Kota Bima, 6 Maret 2026 – Suasana pagi di SDN 64 Sori Kota Bima tampak penuh semangat dan kebersamaan. Sejumlah siswa bersama para guru terlihat melakukan kegiatan membersihkan lingkungan sekolah, khususnya di area taman dan halaman depan ruang kelas. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran nyata bagi siswa untuk menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa dengan penuh semangat memungut sampah, membersihkan rumput liar yang tumbuh di sela-sela paving halaman sekolah, serta merapikan tanaman yang ada di sekitar taman sekolah. Terlihat para guru sedang mengawasi dan mengarahkan siswa agar kegiatan kebersihan berjalan dengan baik, tertib, dan tetap menjaga keselamatan siswa selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran guru yang mengawasi kegiatan ini memberikan contoh langsung kepada siswa tentang pentingnya tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan. Guru juga memberikan arahan kepada siswa mengenai cara menjaga kebersihan halaman sekolah serta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Kegiatan sederhana ini memiliki makna penting dalam membentuk karakter siswa. Dengan terlibat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah, siswa diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan di tempat mereka belajar.
Selain itu, kegiatan gotong royong ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan di antara siswa. Terlihat para siswa saling membantu satu sama lain dalam mengumpulkan sampah dan membersihkan area yang masih terlihat kotor. Kebersamaan seperti ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan di lingkungan sekolah.
Para guru di SDN 64 Sori Kota Bima menilai bahwa pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan harus dimulai sejak dini. Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar melalui praktik langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan tertata rapi tentu akan memberikan kenyamanan bagi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan menjaga kebersihan lingkungan sekolah akan terus dibiasakan agar menjadi budaya positif bagi seluruh warga sekolah.
Kegiatan ini juga sejalan dengan program dari Pemerintah Kota Bima melalui gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri) yang terus digalakkan di berbagai lingkungan, termasuk di sekolah-sekolah. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dengan semangat kebersamaan antara siswa dan guru, kegiatan menjaga kebersihan lingkungan di sekolah diharapkan dapat terus berlangsung secara rutin, sehingga tercipta lingkungan belajar yang nyaman, sehat, dan menyenangkan bagi semua pihak.
Editor: Dae Leo Mamuju