Pemanfaatan IFP di SDN 64 Sori Kota Bima, Tingkatkan Literasi Digital Siswa Sejak Dini

Kota Bima, 4 Maret 2026 – SDN 64 Sori Kota Bima terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif, khususnya untuk siswa kelas II.

Pada Rabu (sesuai jadwal penggunaan IFP), Wali Kelas II, Ibu Nur Cahaya, S.Pd, melaksanakan kegiatan pembelajaran berbasis teknologi dengan memanfaatkan IFP yang tersedia di sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan siswa pada teknologi digital sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran melalui media visual dan audio yang menarik.

Berdasarkan pantauan di ruang guru, suasana pembelajaran terlihat aktif dan kondusif. Ibu Nur Cahaya berdiri di depan siswa sambil memberikan penjelasan materi. Di sampingnya, layar IFP menampilkan sebuah video pembelajaran yang sedang diputar. Tampilan gambar yang jernih dan ukuran layar yang besar membuat seluruh siswa dapat melihat materi dengan jelas dari tempat duduk masing-masing.

Siswa kelas II tampak duduk rapi dan memperhatikan dengan penuh konsentrasi. Beberapa siswa terlihat fokus menatap layar, sementara yang lain menyimak penjelasan guru dengan saksama. Antusiasme mereka terlihat dari interaksi yang terjalin selama proses pembelajaran berlangsung.

Wali Kelas II, Ibu Nur Cahaya, S.Pd saat memanfaatkan IFP 

IFP merupakan perangkat layar sentuh interaktif yang berfungsi sebagai pengganti papan tulis konvensional. Melalui IFP, guru dapat menampilkan materi dalam bentuk video, gambar, presentasi, hingga menulis langsung di layar secara digital. Dengan teknologi ini, proses belajar menjadi lebih menarik, tidak monoton, dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Menurut Ibu Nur Cahaya, penggunaan IFP dilakukan secara rutin setiap hari Rabu sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah. “Kegiatan ini kami lakukan agar siswa memahami apa itu IFP dan bagaimana cara memanfaatkannya dalam proses belajar. Dengan teknologi ini, mereka lebih semangat dan cepat memahami materi,” ujarnya.

Pihak sekolah menerapkan sistem penjadwalan penggunaan IFP secara merata. Seluruh rombongan belajar (rombel) mulai dari kelas I hingga kelas VI memiliki jadwal masing-masing untuk menggunakan fasilitas tersebut. Hal ini dilakukan agar semua siswa mendapatkan kesempatan yang sama dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.

Dengan adanya pemanfaatan IFP di ruang guru ini, SDN 64 Sori Kota Bima menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman, serta mendukung peningkatan literasi digital siswa di Kota Bima.

Editor: Dae Leo Mamuju